Proyek Finansial: Membuat Aplikasi Kalkulator Diskon Harbolnas
Halo Sobat Jurnal Coding! Selamat datang kembali di segmen Proyek yang paling ditunggu-tunggu! Setelah kita mempelajari materi yang cukup berat secara teori seperti Function dan Array, hari ini kita akan merilekskan otak dengan membangun sesuatu yang sangat praktis dan berguna bagi kehidupan finansialmu sehari-hari.
Pernahkah kamu pergi ke pusat perbelanjaan di akhir pekan, atau membuka aplikasi toko online saat ada perayaan tanggal kembar (Harbolnas)? Kamu pasti sering melihat papan pengumuman besar yang sangat menggoda iman bertuliskan: "Diskon 70% + Ekstra Potongan 10%!"
Di momen seperti itu, otak kita biasanya langsung panik karena harus berhitung secara acak. "Wah, sepatu harga satu juta didiskon tujuh puluh persen itu jadinya harus bayar berapa ya? Terus kalau dipotong sepuluh persen lagi, apakah jadi super murah?" Karena kebingungan, kita akhirnya asal beli dan berujung menyesal karena harganya ternyata masih mahal.
Daripada kita mengandalkan tebak-tebakan, mengapa kita sebagai web developer pemula tidak membuat Aplikasi Kalkulator Diskon sendiri?
### Merancang Antarmuka Visual (HTML)
Aplikasi keuangan yang baik harus memiliki formulir yang jelas agar pengguna tidak bingung. Kita akan menyediakan tiga kotak input untuk pengunjung: satu untuk harga asli barang, satu untuk persentase diskon pertama, dan satu untuk tombol eksekusi.
Buka aplikasi Text Editor kamu, buat file baru, dan salin kerangka visual ini:
### Menyuntikkan Otak Matematika (JavaScript)
Sekarang adalah bagian sihirnya. Kita akan menggunakan materi Function (seperti koki yang siap memasak) untuk menampung rumus matematika kita.
Rumus dasar mencari harga diskon sebenarnya diajarkan di bangku sekolah dasar. Pertama, kita cari tahu dulu "berapa nilai potongan uangnya" (Harga Asli dikali Angka Diskon, lalu dibagi 100). Setelah nilai potongannya ketemu, kita tinggal mengurangi Harga Asli dengan nilai potongan tersebut untuk mendapatkan Harga Akhir yang wajib dibayar di kasir.
Mari kita wujudkan logika tersebut dalam bentuk JavaScript murni:
### Membedah Kehebatan Kode Buatanmu
Coba perhatikan baik-baik kode di atas. Aplikasi ini tidak hanya memuntahkan hasil matematika mentah, tetapi kita telah merancangnya seperti program level profesional dengan menambahkan sistem Validasi Keamanan (Error Handling).
Jika ada pengunjung iseng yang memasukkan angka diskon lebih dari 100 (misalnya mereka mengetik diskon 200%), sistem secara otomatis akan mencegatnya dan menolak melakukan perhitungan. Ini adalah ciri khas mindset seorang web developer yang sangat peka terhadap keamanan data pengguna!
Aplikasi kalkulator keuangan pribadi ini sangat bisa kamu pamerkan ke teman-temanmu atau kamu pasang secara online sebagai bahan portofolio awal. Silakan kreasikan tampilannya dengan menambahkan CSS agar desainnya menyerupai aplikasi perbankan modern yang elegan!
Pernahkah kamu pergi ke pusat perbelanjaan di akhir pekan, atau membuka aplikasi toko online saat ada perayaan tanggal kembar (Harbolnas)? Kamu pasti sering melihat papan pengumuman besar yang sangat menggoda iman bertuliskan: "Diskon 70% + Ekstra Potongan 10%!"
Di momen seperti itu, otak kita biasanya langsung panik karena harus berhitung secara acak. "Wah, sepatu harga satu juta didiskon tujuh puluh persen itu jadinya harus bayar berapa ya? Terus kalau dipotong sepuluh persen lagi, apakah jadi super murah?" Karena kebingungan, kita akhirnya asal beli dan berujung menyesal karena harganya ternyata masih mahal.
Daripada kita mengandalkan tebak-tebakan, mengapa kita sebagai web developer pemula tidak membuat Aplikasi Kalkulator Diskon sendiri?
### Merancang Antarmuka Visual (HTML)
Aplikasi keuangan yang baik harus memiliki formulir yang jelas agar pengguna tidak bingung. Kita akan menyediakan tiga kotak input untuk pengunjung: satu untuk harga asli barang, satu untuk persentase diskon pertama, dan satu untuk tombol eksekusi.
Buka aplikasi Text Editor kamu, buat file baru, dan salin kerangka visual ini:
Kalkulator Diskon Jurnal Coding
Hasil perhitungan akan muncul di sini...
### Menyuntikkan Otak Matematika (JavaScript)
Sekarang adalah bagian sihirnya. Kita akan menggunakan materi Function (seperti koki yang siap memasak) untuk menampung rumus matematika kita.
Rumus dasar mencari harga diskon sebenarnya diajarkan di bangku sekolah dasar. Pertama, kita cari tahu dulu "berapa nilai potongan uangnya" (Harga Asli dikali Angka Diskon, lalu dibagi 100). Setelah nilai potongannya ketemu, kita tinggal mengurangi Harga Asli dengan nilai potongan tersebut untuk mendapatkan Harga Akhir yang wajib dibayar di kasir.
Mari kita wujudkan logika tersebut dalam bentuk JavaScript murni:
### Membedah Kehebatan Kode Buatanmu
Coba perhatikan baik-baik kode di atas. Aplikasi ini tidak hanya memuntahkan hasil matematika mentah, tetapi kita telah merancangnya seperti program level profesional dengan menambahkan sistem Validasi Keamanan (Error Handling).
Jika ada pengunjung iseng yang memasukkan angka diskon lebih dari 100 (misalnya mereka mengetik diskon 200%), sistem secara otomatis akan mencegatnya dan menolak melakukan perhitungan. Ini adalah ciri khas mindset seorang web developer yang sangat peka terhadap keamanan data pengguna!
Aplikasi kalkulator keuangan pribadi ini sangat bisa kamu pamerkan ke teman-temanmu atau kamu pasang secara online sebagai bahan portofolio awal. Silakan kreasikan tampilannya dengan menambahkan CSS agar desainnya menyerupai aplikasi perbankan modern yang elegan!